Breaking News

Yayasan Miftahussyifa: Kami Tidak Menipu, Izin akan Diurus




Wartawan MAT IFAL SYAHRIFAL

Mawardi, salah seorang pengurus Yayasan Miftahussyifa Bengkulu Cabang Pringsewu yang terus menjalankan aktivitas klinik pengobatan alternatif walaupun izinnya dipertanyakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu.  
PRINGSEWU, LAMPUNG, pelitajawabarat.com - Menyikapi pernyataan salah seorang kepala puskesmas, Yayasan Miftahussyifa Bengkulu Cabang Pringsewu yang mengelola klinik pengobatan alternatif bio energi menyatakan, pihaknya tidak melakukan penipuan ataupun pembodohan kepada publik khususnya pasien. Kalau yayasan ini melakukan penipuan atau pembodohan tidak mungkin berdiri cabang di berbagai daerah.
Karena yakin tidak menipu dan membodohi, pengurus Yayasan Miftahussyifa sampai Sabtu (10/2/2018) tetap menjalankan klinik yang terletak di Jalan Gotong Royong RT 04 RW 07 Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan/Kabupaten Pringsewu, Lampung.  Salah seorang pengurus yayasan yang juga ahli terafi di yayasan itu, Mawardi menyatakan, jika pihaknya menipu tentu sudah ada laporan dari korban.
"Nyatanya tidak ada korban yang merasa dirugikan. Bahkan pasien yang berobat di Miftahussyifa semuanya berasa senang karena mereka bisa sembuh," ujar Mawardi.
Ada pasien yang datang ke yayasan untuk mengobati matanya yang tidak terlalu jelas penglihatannya. Setelah digurah, kata Mawardi, pasien menyatakan, penglihatannya menjadi terang.
Mengenai pernyataan Kepala Puskesmas Pringsewu Barat, Yohanes yang mempertanyakan izin dari Dinas Kesehatan Pringsewu untuk klinik tersebut, Mawardi menyatakan, jika diperlukan hal itu akan segera diurus. Menurut Mawardi, selama ini, Yayasan Miftahussyifa beroperasi atas dasar rekomendasi dari RT dan RW setempat.
Para tabib dan tenaga terafi di yayasan tersebut menjanjikan dapat mengobatai berbagai penyakit seperti stroke, sakit gigi, susah tidur, stres, gila, liver, radang tenggorokan, dan berbagai penyakit lainnya. (*)